TANGGAMUS – Suaradaerahnews.com
Ruang Rapat Utama (Rupatama) Sekretariat Daerah Kabupaten Tanggamus menjadi saksi bisu pengukuhan komitmen baru bagi kepemimpinan di tingkat desa. Pada Senin (06/04/2026), Bupati Tanggamus, Hi. Moh. Saleh Asnawi, secara resmi melantik Sukadi sebagai Kepala Pekon (Kakon) Penggantian Antar Waktu (PAW) Dadi Mulyo dan Harwin Sofyan, S.I.P., sebagai Penjabat Kepala Pekon Way Liwok, Kecamatan Wonosobo.
Pelantikan yang berlangsung khidmat ini tidak hanya menjadi seremoni birokrasi biasa. Di tengah suasana hangat pertemuan tersebut, Bupati Saleh Asnawi menyampaikan pidato yang mendalam mengenai realitas ekonomi yang sedang dihadapi daerah.
Menjawab Tantangan Fiskal dengan Kreativitas, Bupati secara terbuka memaparkan kondisi fiskal negara yang berdampak pada penurunan anggaran ke daerah, termasuk Dana Desa. Kondisi ini, menurutnya, menuntut para pemimpin di tingkat pekon untuk berpikir lebih keras dan bertindak lebih cerdas.
“Kita sedang dalam masa rasionalisasi anggaran. Pembangunan fisik yang masif mungkin tertunda, namun pelayanan kepada rakyat tidak boleh terhenti. Penurunan anggaran ini adalah momentum untuk membuktikan kreativitas kita,” tegas Bupati di hadapan para undangan.
Beliau menekankan agar para Kepala Pekon tidak lagi "berpangku tangan" menunggu dana transfer pusat. Penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan penggalian potensi lokal di sektor pertanian serta pariwisata harus menjadi prioritas untuk mendongkrak Pendapatan Asli Pekon.
Kepemimpinan di Bawah Sorotan Media Sosial Selain aspek ekonomi, Bupati juga memberikan catatan khusus mengenai etika kepemimpinan di era digital. Ia mengingatkan bahwa saat ini setiap langkah pejabat publik diawasi ketat oleh mata masyarakat melalui media sosial.
“Kinerja saudara dipantau langsung oleh warga. Media sosial kini menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengadu dan mengkritik. Oleh karena itu, bekerjalah dengan transparan, ikuti aturan, dan selalu jalin komunikasi dengan tokoh elemen masyarakat,” imbuh Saleh Asnawi.
Harapan dan Dedikasi Menutup rangkaian acara, Bupati mengajak para pejabat yang baru dilantik untuk meniatkan pengabdian ini sebagai ladang ibadah. Sebuah pantun penutup pun meluncur sebagai penyemangat:
"Jadi Kakon adalah Anugerah, Kerja Kakon tidaklah mudah. Yang penting semangat pantang menyerah, jalankan amanah niatkan ibadah."
Acara pelantikan ini turut dihadiri Asisten I pemerintaan, Kepala Dinas PMD, Kabag Tapem serta Camat Wonosobo. Dengan dilantiknya kedua pimpinan pekon tersebut, diharapkan roda pemerintahan di Dadi Mulyo dan Way Liwok dapat berlari lebih kencang menuju kemandirian desa. ( ADV / MUS )



