Pasaman - Suaradaerahnews.com
Di tengah transformasi birokrasi yang tengah digalakkan Kementerian Agama, muncul sebuah narasi inspiratif dari ujung utara Sumatera Barat. Adalah ASN Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasaman itu "Uswatun Hasanah" bagi umat.
Itu menjadi salah satu poin penting, dituangkan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasaman Yasril, pada apel pagi Senin (13/4).
Yasril mengatakan, Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasaman, dapat mengilhami budaya kerja, mewujudkan uswatun hasanah terutama kedisiplinan.
Menurut Yasril, kedisiplinan bukanlah sekadar kewajiban administratif untuk menggugurkan absensi, melainkan sebuah manifestasi dari amanah spiritual dan profesionalisme.
"Disiplin itu sebagai fondasi karakter", tuturnya.
Kedisiplinan Uswatun Hasanah, dilanjut Kakan tercermin dari ketepatan waktunya yang presisi, baik dalam kehadiran maupun penyelesaian tugas.
Ia memandang bahwa setiap menit waktu kerja, adalah hak publik yang harus ditunaikan dengan penuh tanggung jawab.
"Disiplin itu bukan karena diawasi atasan, tapi karena kita sadar bahwa ada hak umat di dalam waktu kerja kita," papar Yasril.
Dalam hal ini ia menekankan, bahwa disiplin waktu adalah indikator paling mendasar dari integritas seorang abdi negara.
"Saya terus menegaskan kepada seluruh ASN, tanpa terkecuali, bahwa disiplin waktu kerja adalah harga mati. Kita adalah pelayan umat. Bagaimana kita bisa melayani dengan optimal jika manajemen waktu kita sendiri masih berantakan?" tegas Yasril.
Menangkap penekan Yasril terhadap disiplin waktu, bukan hanya soal aturan formal, melainkan soal membangun budaya malu-malu jika datang terlambat, malu jika pulang lebih awal, dan malu jika tugas tidak tuntas.
Sisi lain, Nakhoda Kemenag Pasaman itu juga mengingatkan tentang update data pada aplikasi pegawai Simpeg5, yang batas akhirnya tanggal 24 april ini. (Yunedi)

