Pemerintah kabupaten Rokan Hulu Turut Berduka cita atas Wafatnya Bapak Nifza Bin Rahman

Pemerintah kabupaten Rokan Hulu Turut Berduka cita atas Wafatnya Bapak Nifza Bin Rahman

Pemkab Rohil ingatkan bahaya malaria

Pemkab Rohil ingatkan bahaya malaria

Stop karhutla Pemkab Rohil

Stop karhutla Pemkab Rohil

Selamat Hari Raya Idul Adha DPRD Rohil

Selamat Hari Raya Idul Adha DPRD Rohil

Selamat hari Raya idul adha

Selamat hari Raya idul adha

Pelantikan Bupati Kabupaten Siak

Pelantikan Bupati Kabupaten Siak

Pelantikan Pemimpin dan anggota DPRD Rokan Hilir

Pelantikan Pemimpin dan anggota DPRD Rokan Hilir

Iklan

”Selamat Datang di Portal Berita Media online www.suaradaerahnews.com, semoga setiap berita yang kami sajikan kepada masyarakat bisa bermanfaat, terimakasih”
Suara Daerah News
Selasa, 17 Maret 2026, Maret 17, 2026 WIB
Last Updated 2026-03-17T16:31:33Z
MERANTI

Jembatan Merah Putih Presisi Diresmikan, Akses Siswa SDN 18 Desa Semulut Semulut Kini Lebih Aman

 


Meranti - Suaradaerahnews.com

Kepolisian meresmikan Jembatan Merah Putih Presisi di SD Ngeri 18 Semulut, Desa Banglas Barat, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Selasa (17/03/2026). Peresmian ini menjadi bagian dari agenda serentak di Provinsi Riau melalui sambungan virtual.


Kegiatan tersebut mencakup peresmian 27 jembatan serta peletakan batu pertama pembangunan 83 jembatan baru di berbagai kabupaten dan kota di Riau. Program ini diinisiasi sebagai upaya mempercepat pembangunan infrastruktur dasar, khususnya di wilayah dengan keterbatasan akses transportasi.


Acara di SDN 18 Semulut dimulai sekitar pukul 12.45 WIB dan dihadiri sejumlah pejabat daerah, diantaranya Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H Asmar, Ketua DPRD H Khalid Ali, Kapolres AKBP Aldi Alfa Faroqi, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) lainnya. Turut hadir pula tenaga pendidik, siswa, dan masyarakat setempat.


Dalam sambutannya secara virtual, Kapolda Riau menyatakan program pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto yang diteruskan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Polri, kata dia, didorong untuk terlibat dalam percepatan pembangunan infrastruktur, terutama di daerah terpencil.


Ia mengatakan, masih banyak wilayah di Riau yang memiliki akses jembatan tidak layak dan berisiko, terutama bagi pelajar yang harus melintasi jembatan kayu atau menyeberangi sungai untuk menuju sekolah.


"Pembangunan jembatan ini diharapkan meningkatkan konektivitas wilayah sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat,” ujarnya.


Menurut dia, sebanyak 110 jembatan ditargetkan dibangun di seluruh Riau. Dari jumlah tersebut, 27 jembatan telah rampung dan diresmikan, sementara sisanya memasuki tahap pembangunan.


Rangkaian kegiatan juga diisi dengan penandatanganan prasasti, dialog interaktif antara pejabat pusat dan daerah dengan masyarakat, serta simbolisasi dimulainya pembangunan tahap kedua. Dialog melibatkan Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, serta Kapolri yang berinteraksi langsung dengan masyarakat penerima manfaat.


Pemerintah daerah Kepulauan Meranti menyambut baik pembangunan jembatan tersebut. Infrastruktur ini dinilai penting untuk mendukung akses pendidikan dan mobilitas warga, terutama di Dusun Semulut yang selama ini bergantung pada jalur terbatas menuju sekolah. *(Sarmiah)