Pemerintah kabupaten Rokan Hulu Turut Berduka cita atas Wafatnya Bapak Nifza Bin Rahman

Pemerintah kabupaten Rokan Hulu Turut Berduka cita atas Wafatnya Bapak Nifza Bin Rahman

Pemkab Rohil ingatkan bahaya malaria

Pemkab Rohil ingatkan bahaya malaria

Stop karhutla Pemkab Rohil

Stop karhutla Pemkab Rohil

Selamat Hari Raya Idul Adha DPRD Rohil

Selamat Hari Raya Idul Adha DPRD Rohil

Selamat hari Raya idul adha

Selamat hari Raya idul adha

Pelantikan Bupati Kabupaten Siak

Pelantikan Bupati Kabupaten Siak

Pelantikan Pemimpin dan anggota DPRD Rokan Hilir

Pelantikan Pemimpin dan anggota DPRD Rokan Hilir

Iklan

”Selamat Datang di Portal Berita Media online www.suaradaerahnews.com, semoga setiap berita yang kami sajikan kepada masyarakat bisa bermanfaat, terimakasih”
Suara Daerah News
Sabtu, 07 Februari 2026, Februari 07, 2026 WIB
Last Updated 2026-02-07T12:50:11Z
PRINGSEWU

Warga Jati Agung Pilih Gogoh Ikan di Jalan Rusak, Sindiran Keras untuk Pemerintah

 


Pringsewu,   —Suaradaerahnews.com  

Kondisi jalan rusak di Pekon Jati Agung, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu, seolah tak lagi pantas disebut jalan. Bertahun-tahun dibiarkan berlubang dan tergenang lumpur, warga akhirnya memilih cara tak biasa: menggelar Gogoh Ikan tepat di badan jalan yang rusak parah.


Kegiatan yang akan digelar Minggu (8/2/2026) besok itu bukan sekadar hiburan rakyat. Aksi tersebut menjadi bentuk protes terbuka sekaligus sindiran keras kepada pemerintah daerah yang dinilai abai terhadap kondisi infrastruktur dasar masyarakat.


Salah seorang warga Jati Agung, Angga, menyebut kegiatan itu lahir dari rasa jenuh warga menunggu perbaikan yang tak kunjung terealisasi.


“Kalau jalan dibiarkan rusak terus, berlumpur dan tergenang air, ya fungsinya sudah bukan jalan lagi. Daripada nunggu janji, kami jadikan saja kolam buat Gogoh Ikan,” kata Angga, Sabtu, (7/2/2026).


Menurutnya, kerusakan jalan tersebut telah berdampak langsung pada aktivitas warga. Tak sedikit pengendara yang terjatuh, kendaraan rusak, hingga aktivitas ekonomi warga terganggu.


“Ini akses utama warga. Tapi kondisinya seperti ini bertahun-tahun. Kami hanya ingin pemerintah membuka mata dan segera memperbaiki,” tegasnya.


Aksi Gogoh Ikan tersebut rencananya berlangsung mulai pukul 07.00 hingga 10.00 WIB dan terbuka untuk umum. Warga berharap, sindiran melalui aksi simbolik ini tidak kembali diabaikan dan menjadi pemicu pemerintah daerah segera turun tangan melakukan perbaikan jalan Pekon Jati Agung. (Wik)