BAGANSIAPIAPI - Suaradaerahnews.com
Mengawali akhir pekan dengan semangat keterbukaan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bagansiapiapi menggelar kegiatan Coffee Morning bersama insan pers, Sabtu pagi (7/2).
Bertempat di area Lapas, acara ini mengusung tema besar: "Mewujudkan Pemasyarakatan Pasti Bermanfaat untuk Masyarakat." Suasana akrab menyelimuti pertemuan antara jajaran Lapas dengan para jurnalis yang selama ini aktif mengawal pemberitaan di wilayah Rokan Hilir.
Kegiatan kali ini terasa spesial dengan kehadiran Drs. Wahyudi El Panggabean, M.H., seorang tokoh pers senior, instruktur jurnalisme, sekaligus penulis kenamaan Riau yang akrab disapa "Guru Jurnalistik".
Dalam sesinya, Wahyudi mengingatkan kembali pentingnya integritas bagi seorang wartawan. "Kebebasan pers diatur dalam Undang-Undang, namun tetap harus dipagari oleh Kode Etik Jurnalistik. Itu adalah panduan utama wartawan dalam melangkah," tegas Wahyudi di hadapan para awak media.
Ia juga memuji histori Bagansiapiapi sebagai daerah legendaris penghasil ikan terbesar dunia, yang menurutnya memiliki potensi besar untuk terus diberitakan secara positif.
Kalapas Bagansiapiapi, Agus Imam Taufik, A.md IP, S.H., M.H., mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan langkah untuk mempererat tali silaturahmi.
"Tak kenal maka tak sayang. Ini adalah tujuan saya menggelar Coffee Morning, untuk menjalin silaturahmi. Ini adalah kali pertama saya duduk bersama rekan-rekan media secara santai seperti ini," ujar Agus Imam.
Beliau menegaskan bahwa Lapas Bagansiapiapi tidak menutup diri. Di tengah keterbatasan fasilitas saat ini, pihaknya berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
"Kami selalu membuka pintu untuk saran dan masukan positif. Kami juga sampaikan kepada Pak Wahyudi bahwa selain kolaborasi, kami sangat terbuka untuk kritik. Kami sadar dalam menjalankan tugas tentulah tidak sempurna," tambahnya dengan lugas.
Selain memperkuat relasi dengan media, Kalapas juga membawa kabar segar terkait infrastruktur. Saat ini, Lapas Bagansiapiapi tengah menggesa proses pembangunan gedung baru yang diharapkan menjadi solusi atas pelayanan yang lebih optimal.
"Mohon doanya, pembangunan sedang berproses. Insya Allah, pada bulan Mei mendatang sudah bisa terlaksana. Dengan bangunan yang baru nanti, kita bisa mengoptimalkan pelayanan bagi masyarakat Kabupaten Rokan Hilir," harap Kalapas Agus Imam Taufik.
Kegiatan Coffee Morning ini diakhiri dengan diskusi interaktif dan sesi foto bersama. Kehadiran awak media yang senantiasa mendukung kegiatan Lapas menunjukkan bahwa sinergitas antara institusi penegak hukum dan pers di Rokan Hilir berjalan beriringan demi kemajuan daerah.(Alfauzan)


