Pemerintah kabupaten Rokan Hulu Turut Berduka cita atas Wafatnya Bapak Nifza Bin Rahman

Pemerintah kabupaten Rokan Hulu Turut Berduka cita atas Wafatnya Bapak Nifza Bin Rahman

Pemkab Rohil ingatkan bahaya malaria

Pemkab Rohil ingatkan bahaya malaria

Stop karhutla Pemkab Rohil

Stop karhutla Pemkab Rohil

Selamat Hari Raya Idul Adha DPRD Rohil

Selamat Hari Raya Idul Adha DPRD Rohil

Selamat hari Raya idul adha

Selamat hari Raya idul adha

Pelantikan Bupati Kabupaten Siak

Pelantikan Bupati Kabupaten Siak

Pelantikan Pemimpin dan anggota DPRD Rokan Hilir

Pelantikan Pemimpin dan anggota DPRD Rokan Hilir

Iklan

”Selamat Datang di Portal Berita Media online www.suaradaerahnews.com, semoga setiap berita yang kami sajikan kepada masyarakat bisa bermanfaat, terimakasih”
Suara Daerah News
Minggu, 07 Desember 2025, Desember 07, 2025 WIB
Last Updated 2025-12-16T06:22:11Z
PASAMAN

Ambil Hikmahnya, Ketua DPRD Pasaman Minta Semua Pihak Selamatkan Hutan


Pasaman - Suaradaerahnews.com

Ketua DPRD Pasaman Nelfri Asfandi, M.Pt, dari fraksi PKS menilai perlu adanya upaya serius dari pemerintah dan pihak terkait dalam menyelamatkan hutan.


Adel menyoroti banyaknya hutan di Indonesia yang kondisinya rusak dan menyebabkan terjadi banjir dan tanah longsor, seperti yang terjadi beberapa waktu lalu di Aceh, Sumut dan Sumbar.


“Ini adalah hal serius, hutan dan kelestariannya sudah banyak yang rusak (gundul) dan menyebabkan banjir dan tanah longsor dimana-mana.


Tentu, kita wajib berupaya secara serius dan maksimal dalam menyelamatkan hutan kita,” ujar Nelfri Asfandi, bersama relawan PKS Pasaman di sela kegiatan pemberian bantuan kepada warga terdampak banjir dan tanah lonsor di Kabupaten Agam, Minggu (7/12/2025).


Seperti diketahui, beredar banyak di media sosial, bahwa banyak kayu gelondongan ikut hanyut terbawa banjir dan tanah longsor.


Banyak warganet berpendapat, bahwa musibah yang terjadi di Sumatera disebabkan banyaknya aksi penebangan pohon secara besar-besaran (Ilegal Logging) dan pembukaan tambang secara ilegal.


“Kerusakan hutan sudah benar-benar parah, ini tentu menyebabkan hilangnya keseimbangan alam dan rentan akan bencana banjir dan tanah lonsor.


Tidak ada kata terlambat, kita harus cepat bergerak untuk selamatkan hutan dan kelestariannya,” tegas Nelfri, yang merupakan Ketua MPD PKS Pasaman.


Lebih lanjut ia berharap, agar pemerintah pusat, provinsi maupun tingkat kabupaten, untuk menetapkan Panitia Kerja (Panja) Penyelamatan Hutan Sumatera dan hutan lainnya di Indonesia.(ADV/Zamrefdy K)