Bupati Tanggamus Hadiri LENTERA BUTANI 2026, Dorong OPD Perkuat Akuntabilitas Keuangan Daerah
TANGGAMUS - Suaradaerahnews.com
Bupati Tanggamus Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, M.A., M.H., menghadiri acara penerimaan penghargaan dari Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Lampung sekaligus penganugerahan LENTERA BUTANI (Layanan Evaluasi dan Apresiasi Pelaporan Keuangan sebagai Upaya Bersama untuk Mempertahankan Opini) Tahun 2026, di Ruang Rapat Utama Sekretariat Daerah Kabupaten Tanggamus, Kamis (29/10/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Lampung Purwanto, para staf ahli Bupati, Asisten II dan III, kepala perangkat daerah, kepala bagian di lingkungan Sekretariat Daerah, serta camat se-Kabupaten Tanggamus.
Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tanggamus menerima penghargaan peringkat ketiga pemerintah daerah terbaik dalam pemenuhan data sesuai Nota Kesepakatan Tahun 2025 dari DJPb Provinsi Lampung.
Bupati Tanggamus Saleh Asnawi menyampaikan apresiasi kepada DJPb Provinsi Lampung serta seluruh perangkat daerah yang telah berkontribusi dalam pemenuhan data dan peningkatan kualitas pengelolaan keuangan daerah.
Menurutnya, penghargaan tersebut bukan sekadar pencapaian, melainkan tanggung jawab untuk terus menjaga kualitas data keuangan pemerintah daerah agar semakin akurat, lengkap, konsisten, dan tepat waktu.
“Data bukan sekadar angka yang disajikan dalam tabel atau laporan. Data merupakan dasar bagi pemerintah untuk mengambil keputusan, menyusun kebijakan, mengevaluasi pelaksanaan program, serta mempertanggungjawabkan penggunaan anggaran kepada masyarakat,” ujar Saleh Asnawi.
Ia menegaskan, ketepatan data menjadi bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab.
Selain penyerahan penghargaan dari DJPb Provinsi Lampung, kegiatan tersebut juga diisi dengan penganugerahan LENTERA BUTANI 2026 yang diinisiasi Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Tanggamus.
Kepala BKAD Kabupaten Tanggamus, Afrida Susanti, S.E., M.M., menjelaskan bahwa LENTERA BUTANI merupakan program evaluasi sekaligus apresiasi kepada perangkat daerah dan kecamatan atas kinerja pengelolaan serta pelaporan keuangan.
Menurutnya, kualitas laporan keuangan pemerintah daerah tidak hanya ditentukan oleh BKAD, tetapi merupakan hasil kerja bersama seluruh perangkat daerah dalam menyusun, menyajikan, dan mempertanggungjawabkan laporan keuangan secara tertib sesuai ketentuan.
“LENTERA BUTANI tidak dimaksudkan sekadar sebagai kegiatan memberikan piagam atau trofi. Lebih dari itu, program ini merupakan sarana untuk membangun budaya kerja yang disiplin, meningkatkan kualitas pelaporan, dan memperkuat komitmen bersama dalam mempertahankan opini WTP atas laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Tanggamus,” ujar Afrida.
Ia berharap penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi bagi perangkat daerah dan kecamatan untuk terus meningkatkan kualitas pelaporan keuangan. Sementara itu, perangkat daerah yang belum memperoleh penghargaan diharapkan menjadikan hasil evaluasi sebagai bahan perbaikan pada masa mendatang.
Bupati Saleh Asnawi menyambut baik pelaksanaan program tersebut sebagai upaya membangun budaya kerja yang tertib, disiplin, dan bertanggung jawab di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanggamus.
“LENTERA BUTANI bukan sekadar kegiatan untuk menentukan siapa yang menjadi juara dan siapa yang menerima penghargaan. Ini merupakan upaya membangun budaya kerja yang tertib, disiplin, bertanggung jawab, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelaporan keuangan di seluruh OPD,” tegasnya.
Saleh Asnawi juga mengingatkan bahwa capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan pemerintah daerah yang diperoleh pada 2025 dan 2026 harus dipertahankan melalui perbaikan berkelanjutan.
Menurutnya, opini WTP bukanlah tujuan akhir dan tidak berarti seluruh proses pengelolaan keuangan telah sempurna. Karena itu, kualitas pengelolaan keuangan harus dijaga sejak tahap perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, penatausahaan, hingga pelaporan dan pertanggungjawaban.
Ia menegaskan bahwa tanggung jawab menjaga kualitas laporan keuangan bukan hanya berada pada BKAD, melainkan menjadi tanggung jawab seluruh kepala perangkat daerah beserta jajarannya.
“Saya meminta kepada seluruh kepala OPD dan camat agar terus meningkatkan ketertiban administrasi, kualitas pencatatan keuangan, ketepatan pelaporan, serta kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku,” pesannya.
Bupati juga mengajak seluruh perangkat daerah memperkuat koordinasi, menghilangkan ego sektoral, dan menjadikan integritas serta akuntabilitas sebagai budaya kerja sehari-hari, bukan hanya ketika menghadapi pemeriksaan atau penilaian penghargaan.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah DJPb Provinsi Lampung Purwanto mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Tanggamus yang menggabungkan pemberian penghargaan dengan evaluasi kualitas pelaporan keuangan melalui LENTERA BUTANI.
Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, termasuk melalui asistensi, konsultasi, pendampingan, dan pertukaran data untuk meningkatkan kualitas tata kelola keuangan.
Menurutnya, pengelolaan keuangan tidak hanya berkaitan dengan besarnya anggaran yang tersedia, tetapi juga bagaimana anggaran tersebut digunakan secara efektif dan efisien serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dalam penganugerahan LENTERA BUTANI Tahun 2026, penghargaan diberikan dalam tiga kategori, yakni LENTERA CEPAT, LENTERA TEPAT, dan LENTERA HEBAT, masing-masing untuk perangkat daerah dan kecamatan dengan peringkat juara I, II, dan III.
Pada kategori LENTERA CEPAT tingkat perangkat daerah, juara I diraih Dinas Perkebunan dan Peternakan dengan nilai 87,95, juara II Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dengan nilai 87,60, serta juara III Inspektorat dengan nilai 86,00.
Untuk kategori LENTERA TEPAT tingkat perangkat daerah, juara I diraih BKAD dengan nilai 92,85, juara II Dinas Kesehatan dengan nilai 91,10, dan juara III Sekretariat Daerah dengan nilai 89,20.
Sementara itu, kategori LENTERA HEBAT tingkat perangkat daerah menempatkan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) sebagai juara I dengan nilai 91,35, disusul Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan dengan nilai 90,00 sebagai juara II, serta Dinas Sosial dengan nilai 87,75 sebagai juara III.
Pada tingkat kecamatan, kategori LENTERA CEPAT diraih Kecamatan Kota Agung Timur sebagai juara I dengan nilai 87,90, Kecamatan Pematang Sawa sebagai juara II dengan nilai 85,35, dan Kecamatan Sumberejo sebagai juara III dengan nilai 84,90.
Kategori LENTERA TEPAT tingkat kecamatan menempatkan Kecamatan Pugung sebagai juara I dengan nilai 90,45, Kecamatan Pulau Panggung sebagai juara II dengan nilai 88,00, dan Kecamatan Gisting sebagai juara III dengan nilai 87,80.
Adapun kategori LENTERA HEBAT tingkat kecamatan diraih Kecamatan Air Naningan sebagai juara I dengan nilai 90,40, Kecamatan Kota Agung Barat sebagai juara II dengan nilai 88,65, dan Kecamatan Kota Agung sebagai juara III dengan nilai 88,45.
Melalui penghargaan ini, Pemerintah Kabupaten Tanggamus diharapkan dapat terus memperkuat sinergi ant perangkat daerah, meningkatkan kualitas pelaporan keuangan, serta menjaga konsistensi penerapan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah.(ADV / Mus)





Posting Komentar