Pemerintah kabupaten Rokan Hulu Turut Berduka cita atas Wafatnya Bapak Nifza Bin Rahman

Pemerintah kabupaten Rokan Hulu Turut Berduka cita atas Wafatnya Bapak Nifza Bin Rahman

Iklan

”Selamat Datang di Portal Berita Media online www.suaradaerahnews.com, semoga setiap berita yang kami sajikan kepada masyarakat bisa bermanfaat, terimakasih”
Suara Daerah News
Selasa, 25 Agustus 2026, Agustus 25, 2026 WIB
Last Updated 2026-08-25T05:31:05Z
LAMPUNG

Kapolda Lampung Tinjau Kebakaran Way Kambas, Tim Gabungan Perkuat Pemadaman

 


Lampung —Suaradaerahnews.Com  Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf, S.H., S.I.K., M.H., bersama Tim SAR Satuan Brimob Polda Lampung meninjau langsung lokasi kebakaran hutan di kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Kabupaten Lampung Timur, Senin (24/8/2026).


Peninjauan dilakukan untuk memastikan kondisi terkini sekaligus mengecek secara langsung upaya pemadaman yang dilakukan personel gabungan di kawasan konservasi tersebut.


Kebakaran menjadi perhatian serius mengingat kawasan TNWK merupakan habitat berbagai satwa dilindungi dan memiliki ekosistem penting. Karena itu, upaya pelokalan api terus dilakukan guna mencegah kebakaran meluas dan menimbulkan kerusakan lingkungan yang lebih besar.



Di lapangan, personel Satuan Brimob Polda Lampung bersama tim gabungan menghadapi sejumlah kendala, seperti cuaca panas dan hembusan angin kencang. Kondisi semak serta ilalang yang kering turut mempercepat penyebaran api.


Lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai 673,4 hektare. Meski menghadapi medan yang cukup sulit, petugas terus melakukan pemadaman secara manual dengan dukungan peralatan yang tersedia untuk memutus jalur api dan mengendalikan titik-titik kebakaran.


Dalam arahannya, Irjen Pol. Helfi Assegaf menegaskan bahwa Polri bersama TNI dan instansi terkait berkomitmen menjaga kelestarian lingkungan serta melindungi kawasan konservasi sebagai aset negara.


“Kami hadir sebagai bentuk dedikasi Polri dalam melindungi aset negara dan ekosistem dari ancaman kebakaran. Personel akan tetap berada di lokasi untuk melakukan pendinginan dan memastikan titik api benar-benar padam sepenuhnya meski menghadapi berbagai kendala di lapangan,” tegasnya.


Sinergi seluruh unsur terkait diharapkan dapat mempercepat proses pemadaman dan mencegah munculnya kembali titik api. Penanganan terus dilakukan untuk meminimalkan dampak kebakaran serta menjaga kelestarian ekosistem dan habitat satwa di Taman Nasional Way Kambas. (Wik)