Pemerintah kabupaten Rokan Hulu Turut Berduka cita atas Wafatnya Bapak Nifza Bin Rahman

Pemerintah kabupaten Rokan Hulu Turut Berduka cita atas Wafatnya Bapak Nifza Bin Rahman

Iklan

”Selamat Datang di Portal Berita Media online www.suaradaerahnews.com, semoga setiap berita yang kami sajikan kepada masyarakat bisa bermanfaat, terimakasih”
Suara Daerah News
Senin, 01 Juni 2026, Juni 01, 2026 WIB
Last Updated 2026-06-01T04:50:38Z
PASAMAN

Pesan Mendalam Kemenag Pasaman Di Hari Lahir Pancasila


Pasaman - Suaradaerahnews.co

Memperingati Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasaman, H. Rali Tasman, mengajak seluruh masyarakat untuk tidak sekadar menghafal Pancasila, tetapi memahami dan mengamalkan nilai-nilai luhurnya dalam kehidupan sehari-hari.


Bahi Rali Tasman, Pancasila bukan hanya dasar negara, melainkan fondasi moral dan sosial yang menjaga Indonesia tetap berdiri kokoh di tengah berbagai perbedaan suku, budaya, bahasa, dan agama.


"Dalam perspektif pendidikan, Pancasila mengajarkan karakter, adab, dan tanggung jawab. Dalam perspektif sosial, Pancasila mengajarkan gotong royong, kepedulian, dan persatuan. Sedangkan dalam perspektif Islam, nilai-nilai Pancasila sejalan dengan ajaran rahmatan lil alamin yang membawa kemaslahatan bagi seluruh umat manusia," ujarnya. Senin (1/6).


Ia menegaskan bahwa berbagai program Kementerian Agama Kabupaten Pasaman, terus diarahkan selaras dengan visi dan misi Pasaman Bangkit, yang diusung Pemerintah Kabupaten Pasaman di bawah kepemimpinan Bupati Welly Suhery dan Wakil Bupati H. Parulian Dalimunthe.


Program-program tersebut, disampaikan Rali Tasman, diupayakan agar benar-benar pro terhadap umat dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.


"Kita harus memahami bahwa suka dan duka, tangis dan bahagia, serta berbagai ikhtiar yang dilakukan pemerintah daerah, semuanya bertujuan menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat hingga ke pelosok negeri ini. Karena membangun daerah bukan pekerjaan satu atau dua orang, melainkan kerja bersama seluruh elemen bangsa," katanya.


Lebih jauh, ia mengajak seluruh masyarakat Pasaman untuk menjadikan Hari Lahir Pancasila sebagai momentum introspeksi dan penguatan komitmen kebangsaan.


"Saat dunia menghadapi berbagai tantangan sosial, ekonomi, dan konflik kemanusiaan, Indonesia memiliki modal besar berupa Pancasila. Jika nilai-nilai itu benar-benar hidup dalam diri kita, maka persatuan akan terjaga, kerukunan akan tumbuh, dan pembangunan akan memberi manfaat bagi semua."


Hari Lahir Pancasila, hematnya, merupakan pengingat bahwa bangsa ini dibangun di atas semangat persaudaraan, keadilan, toleransi, dan gotong royong.


"Merawat Pancasila berarti merawat Indonesia. Menjaga kerukunan berarti menjaga masa depan anak cucu kita. Dan membangun daerah dengan hati yang tulus adalah bentuk pengabdian terbaik untuk bangsa dan negara."


Pada momentum Hari Lahir Pancasila yang mengusung tema 'Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia', Rali Tasman mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara, khususnya ASN Kementerian Agama, untuk terus menjaga adab dalam bertugas, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta menjadi teladan dalam menjaga perdamaian, persatuan, dan kerukunan umat beragama.


"ASN harus hadir sebagai pelayan masyarakat yang santun, profesional, dan mampu menjadi perekat di tengah keberagaman. Jangan sampai perbedaan menjadi alasan perpecahan. Justru perbedaan adalah kekuatan yang harus dirawat bersama," tegasnya.(Yunedi )