Pasaman - Suaradaerahnews.com
Pemerintah Kabupaten Pasaman terus memperkuat sektor pertanian melalui program unggulan layanan bajak gratis (alsintan).
Program ini menjadi salah satu prioritas Bupati Welly Suhery bersama Wakil Bupati Parulian dalam mendorong kesejahteraan petani di daerah.
Kepala Dinas Pertanian Pasaman, Heri Prasetyo Wibowo, menyampaikan bahwa pada tahun 2026 pemerintah menargetkan layanan bajak gratis mencakup lahan seluas 1.784 hektare.
“Program ini merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam membantu petani, terutama untuk menekan biaya produksi sekaligus meningkatkan hasil pertanian,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (4/5/2026).
Baca juga: Wali Kota Padang Hadiri Silaturahmi Ikatan Keluarga Besar 05, Apresiasi Peran Eks Deppen
Ia menjelaskan, terdapat sejumlah syarat bagi petani yang ingin memanfaatkan program tersebut. Di antaranya tergabung dalam kelompok tani, memiliki KTP Pasaman, serta hanya bisa menerima layanan bajak gratis satu kali dalam setahun.
Selain itu, program ini diprioritaskan bagi masyarakat yang masuk kategori ekonomi terbawah atau desil satu, agar bantuan tepat sasaran dan benar-benar dirasakan oleh petani yang membutuhkan.
Dengan adanya layanan alat dan mesin pertanian (alsintan) gratis ini, petani diharapkan dapat lebih fokus pada proses tanam hingga panen tanpa terbebani biaya pengolahan lahan.
Pemerintah daerah optimistis program ini mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan di daerah. Sinergi antara pemerintah, kelompok tani, dan masyarakat disebut menjadi kunci utama keberhasilan program tersebut.
Baca juga: Bupati Pasaman Soroti Aset Tak Tertib, Welly Suhery Minta Penindakan Tegas dan Percepatan Kinerja ASN
Selain mendorong peningkatan hasil pertanian, program bajak gratis juga diharapkan mampu menggerakkan pertumbuhan ekonomi berbasis sektor pertanian di Kabupaten Pasaman secara berkelanjutan. (Zamrefdy.k)

