Pasaman - Suaradaerahnews.com
Tim Asesor Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN-S/M) Provinsi Sumatera Barat melaksanakan visitasi ke Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Soma, yang terletak di Nagari Muara Tais, Kecamatan Mapat Tunggul, Kabupaten Pasaman. Jumat (24/4).
Visitasi Imam dan Suryadi ini, didampingi langsung oleh Pengawas Madrasah Dahlia Farina dan perwakilan Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kemenag Pasaman, Ahmad Rizko.
Sepertinya, kunjungan para praktisi pendidikan tersebut menjadi momen krusial bagi Kepala MIS Soma Abu Amin Malintang, jajaran guru dan masyarakat, taat yang antusias menyambut hangat.
Tersirat dari raut wajah bahagia dan penuh harapan pihak madrasah dan masyarakat. Bagi mereka, menganggap visitasi ini sebagai "angin segar" masa depan pendidikan di Muara Tais. Karena berdasarkan informasi warga setempat, MIS Soma adalah satu-satunya lembaga pendidikan tingkat dasar di wilayah terpencil tersebut.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasaman Yasril, saat dikonfirmasi memberikan sorotan tajam terhadap kondisi sarana dan prasarana (sarpras) di MIS Soma.
Berdasarkan kunjungan kerja yang pernah dilakukan sebelumnya, Yasril mengungkapkan keprihatinan mendalam, terutama terkait ketiadaan fasilitas sanitasi dasar.
"Kondisi MIS Soma memang memerlukan perhatian serius dari pemerintah. Selain akses jalan menuju lokasi yang menantang, sarana fisik madrasah sangat terbatas, bahkan fasilitas MCK atau WC pun tidak tersedia. Ini harus menjadi catatan penting agar ada intervensi pembangunan sarpras ke depannya," tegas Yasril.
Meski demikian, Yasril tetap optimis terhadap potensi madrasah ini.
Seirama dengan hal tersebut, Kasi Pendidikan Madrasah Yudhi Yantes menjelaskan, bahwa saat ini MIS Soma masih menyandang akreditasi C. Visitasi dari asesor BAN-S/M tersebut, diharapkan mampu mendorong peringkat akreditasi tersebut naik ke jenjang yang lebih baik.
"Target kita adalah peningkatan akreditasi. Apalagi pihak madrasah sudah berbenah, mempersiapkan sebagai syarat penting dalam penilaian akreditasi. Jika akreditasi meningkat, kepercayaan masyarakat untuk menitipkan pendidikan anak-anaknya di madrasah ini tentu akan semakin tinggi. Kita ingin madrasah menjadi pilihan utama lembaga pendidikan bagi warga sekitar," ungkap Kasi Penmad.
Kepala MIS Soma, Abu Amin Malintang, menyatakan bahwa kehadiran asesor memberikan motivasi baru bagi para pendidik yang selama ini berjuang dengan keterbatasan.
Dukungan masyarakat Nagari Muara Tais yang begitu besar, ia bersyukur karena itu menunjukkan betapa pentingnya keberadaan MIS Soma, sebagai tumpuan pendidikan dasar di nagari ini.
Sebagai sentilan SuaraDaerahNews, tentunya visitasi yang dilakukan Asesor Sumbar, diharapkan tidak hanya berakhir pada pemberian nilai administratif, tetapi juga menjadi pemantik bagi pemerintah daerah maupun pusat, untuk memberikan dukungan nyata, terhadap perbaikan akses jalan dan pembangunan fasilitas madrasah, yang lebih manusiawi di pelosok ranah Pasaman.(Yunedi)

