Lampung Tengah —Suaradaerahnews.Com
Konflik keluarga berujung tragis terjadi di Kecamatan Selagai Lingga, Kabupaten Lampung Tengah, pada Selasa malam (28/4/2026) sekitar pukul 20.30 WIB.
Korban diketahui berinisial HI (37), sementara pelaku BN (30) yang masih memiliki hubungan keluarga sebagai adik ipar korban. Peristiwa tersebut terjadi di Kampung Negeri Agung.
Berdasarkan keterangan saksi, sebelum kejadian sempat terjadi pertikaian antara korban dan pelaku yang diduga dipicu oleh persoalan rumah tangga. Ketegangan yang memuncak berujung pada aksi kekerasan, di mana korban mengalami luka serius pada bagian leher.
Menindaklanjuti laporan warga, jajaran Polsek Selagai Lingga segera menuju tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pengamanan dan penanganan awal. Kapolsek Selagai Lingga, Iptu Yudhi Chandra, bersama anggota langsung mengamankan situasi serta melakukan olah TKP.
Proses olah TKP kemudian dilanjutkan bersama Unit Inafis Polres Lampung Tengah guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Usai kejadian, pelaku bersikap kooperatif dengan menyerahkan diri kepada pihak kepolisian. Petugas turut mengamankan barang bukti berupa senjata tajam jenis laduk serta pakaian yang digunakan saat kejadian.
Mewakili Kapolres Lampung Tengah, Kasi Humas AKP Yakub Samsudin menjelaskan bahwa konflik dipicu emosi pelaku yang tersulut karena korban kerap memarahi istrinya, yang merupakan kakak kandung pelaku.
“Pelaku tersulut emosi karena korban sering memarahi istrinya, hingga akhirnya terjadi pertikaian yang berujung maut,” ujarnya, Rabu (29/4/2026).
Ia menegaskan bahwa penanganan kasus dilakukan secara profesional sesuai prosedur. Saat ini, pelaku telah diamankan di Polres Lampung Tengah untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Pihak kepolisian memastikan situasi pascakejadian tetap aman dan kondusif, serta terus melakukan langkah antisipatif guna mencegah potensi konflik lanjutan di masyarakat.
Di akhir keterangannya, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpancing emosi serta mempercayakan penanganan perkara sepenuhnya kepada pihak berwenang. (Wik)

