Rokan hilir - suaradaerahnews.com
Masalah kebersihan di Bagansiapiapi hari ini semakin memburuk, tanpa sorotan tanpa tindakan dari dinas terkait.
Investigasi dilapangan menemukan tumpukan sampah di beberapa titik ditengah kota Bagansiapiapi dan didepan fasilitas umum, sekolah dan rumah ibadah.
Permasalahan ini disorot oleh aktivis mahasiswa Rokan Hilir Akas Virmandi beserta rekan media muda Rokan hilir, Akas menerangkan "kondisi Sampah di ibukota Rokan hilir ini sangat memprihatinkan, tambah lagi tumpukan sampah ini berada diareal pemukiman masyarakat, sekolah, bahkan rumah ibadah." Terangnya.
Akas juga menambahkan "kalau sekiranya Kadis DLH tidak sanggup menangani masalah ini silahkan mundur saja dari jabatan, sebab sudah beberapa periode pemerintahan Bupati beliau menjabat sebagai kadis selalu mendapatkan penghargaan Adipura secara berturut-turut, namun hari ini dimasa kepemimpinan Bupati H.bistamam dan wakil bupati Jhonny Charles kadis DLH dinilai tidak menjaga wajah Rokan Hilir dalam lingkup kebersihan" tambahnya.
Untuk mendalami penelusuran, Investigasi lapangan berlanjut menuju area Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang berada di kawasan batu enam, dan alangkah mengejutkannya kondisi di TPA tersebut sudah menjadi lautan sampah hingga hampir keluar menuju jalan umum.
Awak media sempat mendokumentasikan situasi dilapangan yang kondisinya sudah sangat mengenaskan, tumpukan sampah disepanjang jalur akses di TPA, hingga fasilitas yang ada di TPA tersebut sudah tidak bisa lagi digunakan sebagaimana semestinya.
Menurut keterangan dari masyarakat di sekitar TPA, "kegiatan pengelolaan di TPA ini sudah lama tidak beroperasi, hanya ada mobil dump truck yang melakukan droping sampah di area TPA, hingga terjadi penumpukan sampah tanpa pengelolaan dan dibiarkan sepanjang jalur TPA" ungkapnya.
Hingga berita ini dimuat, kadis DLH Suwandi S.Sos belum merespon saat dihubungi oleh awak media.(Alfauzan)


