Pemerintah kabupaten Rokan Hulu Turut Berduka cita atas Wafatnya Bapak Nifza Bin Rahman

Pemerintah kabupaten Rokan Hulu Turut Berduka cita atas Wafatnya Bapak Nifza Bin Rahman

Pemkab Rohil ingatkan bahaya malaria

Pemkab Rohil ingatkan bahaya malaria

Stop karhutla Pemkab Rohil

Stop karhutla Pemkab Rohil

Selamat Hari Raya Idul Adha DPRD Rohil

Selamat Hari Raya Idul Adha DPRD Rohil

Selamat hari Raya idul adha

Selamat hari Raya idul adha

Pelantikan Bupati Kabupaten Siak

Pelantikan Bupati Kabupaten Siak

Pelantikan Pemimpin dan anggota DPRD Rokan Hilir

Pelantikan Pemimpin dan anggota DPRD Rokan Hilir

Iklan

”Selamat Datang di Portal Berita Media online www.suaradaerahnews.com, semoga setiap berita yang kami sajikan kepada masyarakat bisa bermanfaat, terimakasih”
Suara Daerah News
Minggu, 01 Februari 2026, Februari 01, 2026 WIB
Last Updated 2026-02-01T14:34:58Z
PRINGSEWU

Pencurian Kabel Listrik Terjadi Lagi di Pringsewu, Gardu P.35 Lumpuh dan Listrik Padam

 


Pringsewu, – Suaradaerahnews.Com 

Kasus pencurian kabel listrik kembali terjadi di Kabupaten Pringsewu. Kali ini, aksi kriminal tersebut menyasar kabel listrik di gardu P.35 yang berada di perapatan STM YPT Pringsewu Timur. Akibat pencurian tersebut, aliran listrik di sejumlah wilayah sekitar gardu mengalami pemadaman, Minggu (01/02/2026).


Informasi yang dihimpun, pencurian diketahui setelah petugas dan warga mendapati listrik tiba-tiba padam. Setelah dilakukan pengecekan, ditemukan kabel listrik di gardu PU 35 telah dipotong oleh pelaku dari bagian bawah, sehingga sistem distribusi listrik tidak dapat berfungsi normal.


Anggota DPRD Kabupaten Pringsewu, Joni Sapuan, yang juga terdampak langsung akibat pemadaman listrik tersebut, membenarkan kejadian itu. Ia menyayangkan aksi pencurian kabel listrik yang kembali terulang dan menimbulkan kerugian bagi masyarakat luas.



"Kabel dipotong dari bawah sehingga menyebabkan listrik padam, kejadian diperkirakan jam 04.30 menjelang subuh," ungkap Joni Sapuan saat ditemui pada Minggu (01/02/2026).


Menurutnya, pencurian kabel listrik bukan hanya merugikan secara materi, tetapi juga mengganggu aktivitas masyarakat, pelayanan publik, serta berpotensi membahayakan keselamatan warga. Ia menilai kejadian serupa sudah beberapa kali terjadi dan perlu penanganan serius dari pihak terkait.


"Ini bukan kejadian pertama. Masyarakat dirugikan karena listrik padam, aktivitas terganggu, dan tentu ada risiko keselamatan. Perlu pengawasan lebih ketat dan penegakan hukum yang tegas, besar kemungkinan pelakunya teroganisir dan profesional," tegasnya.


Joni juga mendorong aparat penegak hukum untuk segera mengusut kasus tersebut dan menangkap pelaku pencurian kabel listrik. Selain itu, ia meminta pihak terkait, termasuk pengelola jaringan listrik, untuk meningkatkan sistem pengamanan di gardu-gardu listrik yang rawan menjadi sasaran pencurian.


Sementara itu, warga sekitar berharap agar listrik dapat segera dipulihkan dan kejadian serupa tidak kembali terulang. Mereka juga meminta adanya patroli rutin dan pemasangan pengamanan tambahan di lokasi gardu listrik guna mencegah aksi kriminal yang merugikan masyarakat.(Wik)