Pemerintah kabupaten Rokan Hulu Turut Berduka cita atas Wafatnya Bapak Nifza Bin Rahman

Pemerintah kabupaten Rokan Hulu Turut Berduka cita atas Wafatnya Bapak Nifza Bin Rahman

Pemkab Rohil ingatkan bahaya malaria

Pemkab Rohil ingatkan bahaya malaria

Stop karhutla Pemkab Rohil

Stop karhutla Pemkab Rohil

Selamat Hari Raya Idul Adha DPRD Rohil

Selamat Hari Raya Idul Adha DPRD Rohil

Selamat hari Raya idul adha

Selamat hari Raya idul adha

Pelantikan Bupati Kabupaten Siak

Pelantikan Bupati Kabupaten Siak

Pelantikan Pemimpin dan anggota DPRD Rokan Hilir

Pelantikan Pemimpin dan anggota DPRD Rokan Hilir

Iklan

”Selamat Datang di Portal Berita Media online www.suaradaerahnews.com, semoga setiap berita yang kami sajikan kepada masyarakat bisa bermanfaat, terimakasih”
Suara Daerah News
Jumat, 13 Februari 2026, Februari 13, 2026 WIB
Last Updated 2026-02-13T12:17:42Z
PASAMAN

Pemkab Pasaman Gercep, Rp.435 Juta Dana Perbaikan Rumah Rusak Akibat Bencana di Disalurkan

 


Pasaman,- Suaradaerahnews.com

Pemerintah menyalurkan dana stimulan tahap I untuk perbaikan rumah rusak akibat bencana hidrometeorologi secara serentak di 20 kabupaten/kota di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, Jumat (13/2/2026). 


Kabupaten Pasaman sendiri menerima bantuan dana stimulan tersebut sebesar Rp. 435 juta untuk perbaikan rumah disejumlah titik yakni di Kecamatan Mapat Tunggul Selatan, Panti, Bonjol, Simpang Alahan Mati dan Rao Utara.


Pemerintah Kabupaten Pasaman bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Republik Indonesia menyerahkan bantuan stimulan bagi warga terdampak untuk kategori rusak ringan dan rusak sedang. 


Penyaluran bantuan stimulan ini dilaksanakan di Aula Lantai III Kantor Bupati Pasaman dan dilaksanakan secara serentak melalui sambungan virtual (zoom) bersama Provinsi Aceh, Sumatera Barat dan Sumatera Utara.


Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mardianto, jumlah penerima bantuan dana perbaikan rumah rusak sedang, rusak ringan dan rusak berat di Kabupaten Pasaman ada sebanyak 29 orang yang masing-masing akan mendapatkan bantuan sebanyak Rp 30 juta, sementara untuk rumah rusak ringan sebesar Rp 15 juta dan rusak berat sebanyak Rp. 60 juta. Terangnya.


Mardianto juga merinci, bahwa jumlah penerima bantuan untuk kategori rusak ringan Rp.15 juta terdiri dari 21 keluarga, untuk kategori rusak sedang Rp.30 juta terdiri dari 4 keluarga sedangkan untuk kategori rusal berat 4 keluarga.


Dikatakan Mardianto  kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen negara dalam percepatan pemulihan pascabencana yang melanda wikayah Pasaman beberapa waktu lalu. Selain penyerahan bantuan, agenda utama juga difokuskan pada penguatan Program Nagari Tangguh Bencana di Kabupaten Pasaman guna membangun sistem mitigasi yang lebih preventif dan terencana.


Wakil Bupati Pasaman, H. Parulian, pada kesempatan tersebut kepada awak media menyampaikan apresiasi mendalam atas gerak cepat tim BPBD Pasaman dengan BNPB yang telah melakukan koordinasi intensif sejak melaporkan terdampak bencana hingga hari ini babtuan tiba di Pasaman. 


"Bantuan stimulan ini diharapkan menjadi energi baru bagi masyarakat untuk membangun kembali tempat tinggalnya secara bermartabat dan menata kembali kehidupan dengan semangat optimis," Ujar Parulian.


Parulian juga menjelaskan jika penyaluran bantuan serentak ini menekankan bahwa bantuaan dalam bentuk stimulan ini diharapkan agar masyarakat dapat secara mandiri memperbaiki hunian mereka sesuai standar keamanan bangunan tahan bencana.


Wakil Bupati Parulian juga meminta kepada para Camat dan Wali Nagari yang warganya memperoleh bantuan ini untuk mengawal proses distribusi bantuan ini dengan penuh tanggung jawab. 


Wakil Bupati menginstruksikan agar akurasi data penerima dan transparansi administrasi dijaga ketat guna menghindari penyimpangan. 


Parulian juga menyampaikan kepada masyarakat penerima, agar dana bantuan dimanfaatkan secara bijak untuk memperbaiki rumah agar menjadi hunian yang aman dan layak bagi keluarga.


Acara tersebut turut dihadiri oleh perwakilan BNPB RI, unsur Forkopimda Kabupaten Pasaman, para Asisten, Staf Ahli, serta jajaran Kepala OPD terkait. Melalui momentum ini, Pemkab Pasaman memperkuat tekad untuk mewujudkan Pasaman yang lebih tangguh dan siap menghadapi tantangan bencana di masa depan. (Zamrefdy.k)