Pemerintah kabupaten Rokan Hulu Turut Berduka cita atas Wafatnya Bapak Nifza Bin Rahman

Pemerintah kabupaten Rokan Hulu Turut Berduka cita atas Wafatnya Bapak Nifza Bin Rahman

Pemkab Rohil ingatkan bahaya malaria

Pemkab Rohil ingatkan bahaya malaria

Stop karhutla Pemkab Rohil

Stop karhutla Pemkab Rohil

Selamat Hari Raya Idul Adha DPRD Rohil

Selamat Hari Raya Idul Adha DPRD Rohil

Selamat hari Raya idul adha

Selamat hari Raya idul adha

Pelantikan Bupati Kabupaten Siak

Pelantikan Bupati Kabupaten Siak

Pelantikan Pemimpin dan anggota DPRD Rokan Hilir

Pelantikan Pemimpin dan anggota DPRD Rokan Hilir

Iklan

”Selamat Datang di Portal Berita Media online www.suaradaerahnews.com, semoga setiap berita yang kami sajikan kepada masyarakat bisa bermanfaat, terimakasih”
Suara Daerah News
Selasa, 24 Februari 2026, Februari 24, 2026 WIB
Last Updated 2026-02-25T12:03:09Z
PELALAWAN

Bupati Pelalawan Hadiri Pertemuan Forkopimda Se Provinsi Riau Bersama PT. Agrinas Palma Nusantara (Persero)


Pekanbaru – Suaradaerahnews.com

Bupati Pelalawan menghadiri pertemuan Forkopimda se-Provinsi Riau bersama PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) di Balai Serindit, Pekanbaru, Selasa (24/2/2026).


Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Plt Gubernur Riau (Gubri) SF Hariyanto, dan dihadiri Direktur Operasional PT Agrinas Palma Nusantara Mayjen TNI Purn Cucu Sumantri, serta kepala daerah dan unsur Forkopimda se-Riau.


Dalam Beragamnya, SF Hariyanto menyampaikan bahwa pertemuan ini diadakan untuk membahas masalah strategi terkait pengelolaan kebun sitaan negara yang ditugaskan kepada PT Agrinas Palma Nusantara di Provinsi Riau.


Gubri menegaskan, pengelolaan kebun sitaan memiliki kompleksitas hukum dan sosial sehingga memerlukan ketegasan, disiplin, dan tanggung jawab. “Pemerintah Provinsi Riau mendukung kebijakan pemerintah sepanjang melaksanakan sesuai peraturan perundang-undangan dan tidak menimbulkan permasalahan baru di pusat masyarakat. Beberapa isu yang menjadi perhatian antara lain kepastian status kawasan lahan sitaan yang masih dikelola dan dipanen, mekanisme pengelolaan termasuk skema kerja sama operasional (KSO), jaminan kemitraan dengan masyarakat sekitar, jaminan kewajiban perpajakan sektor perkebunan, serta stabilitas sosial dan ketenagakerjaan pada masa transisi.” Jelasnya.


Sementara itu, Bupati Pelalawan H. Zukri, SM.,MM menyatakan dukungan penuh terhadap langkah pemerintah pusat, Satgas PKH, dan PT. Agrinas Palma Nusantara dalam penataan kebun sawit bermasalah demi kepentingan negara dan kesejahteraan masyarakat.


“Pada prinsipnya kami mendukung kebijakan pemerintah pusat. Namun yang penting, jangan sampai menimbulkan kesan negatif, konflik, atau persoalan baru di daerah.” tegasnya.


Bupati menekankan pentingnya koordinasi dengan Forkopimda Kabupaten serta inventarisasi yang cermat dalam memilah lahan milik korporasi dan lahan milik masyarakat. Menurutnya, konflik sempat terjadi akibat belum terpilahnya lahan perusahaan dan lahan masyarakat saat proses pengambilalihan.


Bupati juga mengungkapkan adanya laporan terkait skema KSO di sejumlah titik di Pelalawan yang perlu dilakukan secara akurat agar tidak merugikan masyarakat kecil. Ia menegaskan, pemerintah daerah tidak akan berpihak kecuali kepada kepentingan rakyat.


“Kalau urusannya tanah rakyat, kami tidak mungkin meninggalkan rakyat. Inventarisasi harus jelas, mana lahan perusahaan dan mana lahan masyarakat. Itu bisa dibuktikan.” katanya.


Selain itu, Bupati menyoroti kondisi kebun sawit sitaan yang rata-rata berusia 25–30 tahun dengan produktivitas yang cenderung menurun. Ia mengingatkan, jika tidak dikelola secara profesional dan optimal, kondisi tersebut berpotensi menurunkan produksi CPO dan berdampak pada devisa negara.


“Pemerintah Kabupaten Pelalawan siap memberikan dukungan penuh agar pengelolaan aset negara berjalan baik, profesional, serta tetap menjaga stabilitas sosial dan kesejahteraan masyarakat.” Tutupnya.(Lius)