Pemerintah kabupaten Rokan Hulu Turut Berduka cita atas Wafatnya Bapak Nifza Bin Rahman

Pemerintah kabupaten Rokan Hulu Turut Berduka cita atas Wafatnya Bapak Nifza Bin Rahman

Pemkab Rohil ingatkan bahaya malaria

Pemkab Rohil ingatkan bahaya malaria

Stop karhutla Pemkab Rohil

Stop karhutla Pemkab Rohil

Selamat Hari Raya Idul Adha DPRD Rohil

Selamat Hari Raya Idul Adha DPRD Rohil

Selamat hari Raya idul adha

Selamat hari Raya idul adha

Pelantikan Bupati Kabupaten Siak

Pelantikan Bupati Kabupaten Siak

Pelantikan Pemimpin dan anggota DPRD Rokan Hilir

Pelantikan Pemimpin dan anggota DPRD Rokan Hilir

Iklan

”Selamat Datang di Portal Berita Media online www.suaradaerahnews.com, semoga setiap berita yang kami sajikan kepada masyarakat bisa bermanfaat, terimakasih”
Suara Daerah News
Rabu, 11 Februari 2026, Februari 11, 2026 WIB
Last Updated 2026-02-11T15:00:54Z
SIAK

Aksi Pencurian Sawit dengan Kekerasan Makin Mengkhawatirkan, Satpam Perusahaan Sawit Diserang

 


Siak, Riau — Suaradaerahnews.com

Aksi pencurian buah sawit yang selama ini terjadi di sejumlah wilayah perkebunan di Kabupaten Siak, Riau makin mengkhawatirkan. Belum usai kecemasan atas kasus penembakan terhadap petugas keamanan perusahaan oleh “ninja sawit” (sebutan komplotan pencuri sawit), kini laporan pencurian yang melibatkan kekerasan serta intimidasi fisik kembali ditemukan di areal perkebunan sawit di Kabupaten Siak.


Upaya petugas keamanan perusahaan menggagalkan aksi pencurian sawit justru menyebabkan dua personel sekuriti mengalami luka serius dan harus mendapat perawatan medis. Peristiwa yang terjadi Sabtu (7/2) siang, bermula saat Tim patroli yang terdiri dari JS, HP serta FH bergerak setelah menerima laporan dari mandor kebun terkait hilangnya buah sawit dalam jumlah besar. 


Saat melakukan penyisiran dengan berjalan kaki dari perumahan afdeling menuju lokasi, petugas mendengar suara orang tengah mencincang buah sawit. Penyergapan pun dilakukan dan tim berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku beserta barang bukti berupa 34 janjang tandan buah segar (TBS) dengan total berat sekitar 578 kilogram.



Namun naas, situasi yang semula terkendali berubah drastis. Pelaku melakukan perlawanan, sementara sejumlah rekan mereka datang dan melakukan pelemparan batu ke arah petugas yang sedang mengamankan barang bukti. Tidak berhenti di situ, massa yang jumlahnya diperkirakan lebih dari 10 orang mengejar dan mengeroyok petugas keamanan di lokasi berbeda.


“Waktu itu kami dengar teriakan minta tolong dari arah Blok 23. Saat kami datang, terlihat beberapa orang berlarian dan dua rekan kami sudah diserang,” ungkap salah seorang petugas keamanan.


Akibat kejadian tersebut, FH mengalami luka dan harus dibawa ke Puskesmas untuk di visum, sementara JS mengalami luka serius di kepala hingga harus mendapatkan jahitan di Polibun perusahaan. Sementara itu, dua orang terduga pelaku berhasil diamankan dan langsung diserahkan kepada pihak kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut.


Istri salah satu korban menyampaikan kesedihannya atas peristiwa tersebut. Ia mengaku syok ketika mendapat kabar suaminya terluka saat bertugas. Menurutnya, kriminalitas pencuri buah sawit semakin mencemaskan. 


Ia berharap aparat penegak hukum dapat menindak tegas para pelaku agar kejadian serupa tidak terjadi lagi. (Rls)