Pemerintah kabupaten Rokan Hulu Turut Berduka cita atas Wafatnya Bapak Nifza Bin Rahman

Pemerintah kabupaten Rokan Hulu Turut Berduka cita atas Wafatnya Bapak Nifza Bin Rahman

Pemkab Rohil ingatkan bahaya malaria

Pemkab Rohil ingatkan bahaya malaria

Stop karhutla Pemkab Rohil

Stop karhutla Pemkab Rohil

Selamat Hari Raya Idul Adha DPRD Rohil

Selamat Hari Raya Idul Adha DPRD Rohil

Selamat hari Raya idul adha

Selamat hari Raya idul adha

Pelantikan Bupati Kabupaten Siak

Pelantikan Bupati Kabupaten Siak

Pelantikan Pemimpin dan anggota DPRD Rokan Hilir

Pelantikan Pemimpin dan anggota DPRD Rokan Hilir

Iklan

”Selamat Datang di Portal Berita Media online www.suaradaerahnews.com, semoga setiap berita yang kami sajikan kepada masyarakat bisa bermanfaat, terimakasih”
Suara Daerah News
Rabu, 28 Januari 2026, Januari 28, 2026 WIB
Last Updated 2026-01-29T13:48:39Z
PEKANBARU

Dialokasikan Rp100 Miliar Lebih, Pemko Pekanbaru Segera Benahi Drainase Atasi Banjir

 


PEKANBARU - Suaradaerahnews.com

Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, segera melakukan perbaikan terhadap sejumlah drainase yang ada di Kota Pekanbaru. Pembenahan saluran drainase ini, menjadi satu upaya mengatasi persoalan banjir di beberapa titik Kota Pekanbaru.


Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru Markarius Anwar mengatakan bahwa pembenahan drainase menjadi salah satu fokus pekerjaan Pemerintah Kota Pekanbaru tahun 2026 ini.


"Drainase jadi fokus kita tahun ini. Cukup besar anggaran untuk drainase tahun ini, sekitar Rp100 miliaran lah," kata Markarius Anwar, Rabu (28/1/2026).


Wawako mengaku, saat ini pemerintah kota tengah melakukan pendataan kembali wilayah yang menjadi rawan banjir. Tim dari Dinas PUPR dan Dinas Perkim melakukan pemetaan drainase yang tidak berfungsi baik.


"Kita sedang mendata juga titik-titik yang rawan genangan, nanti diarahkan (perbaikan) ke sana," jelas Markarius.


Seluruh kegiatan perbaikan drainase akan berpedoman pada master plan pengendalian banjir yang telah disusun oleh pemko.


Tahapan pekerjaan akan dimulai dari pembenahan parit dan saluran drainase berukuran besar. Kemudian, pekerjaan dilanjutkan dengan perbaikan drainase skala kecil di lingkungan permukiman.


"Kami mulai dari saluran besar sebagai jalur utama aliran air, lalu dilanjutkan ke drainase yang lebih kecil. Agar, sistemnya terhubung dan berfungsi optimal," pungkas Wawako. (Amanah)