Telukuantan– Suaradaerahnews.com
Sebuah pemandangan langka kembali terlihat di Kabupaten Kuantan Singingi. Setelah 20 tahun tercemar aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI), air Sungai Kuantan kini jernih kembali. Warga pun berbondong-bondong datang untuk mandi, bernostalgia dengan masa lalu saat sungai ini masih bersih.
Selama dua dekade terakhir, Sungai Kuantan yang dulunya menjadi sumber kehidupan sehari-hari masyarakat berubah menjadi keruh. Kini, pemandangan indah itu kembali lagi. Air sungai begitu bening sehingga dasar sungai, termasuk bebatuan dan pasir, terlihat jelas. Bahkan, biota sungai seperti ikan-ikan kecil pun terlihat kembali menari di habitat aslinya.
Warga dari hulu hingga hilir Kuansing tak mau ketinggalan. Mereka beramai-ramai mandi dan mengabadikan momen ini di media sosial. Kebahagiaan ini seolah menjadi simbol kembalinya keindahan alam yang sempat hilang akibat ulah manusia.
Apresiasi untuk Sinergi Pemerintah dan Kepolisian
Fenomena ini mendapat apresiasi tinggi dari berbagai pihak. Datuak Sirajo Dinardin, Ketua Harian Lembaga Adat Nagori (LAN) Kuantan Singingi, menyampaikan terima kasihnya atas sinergi yang luar biasa antara Polda Riau, Polda Sumbar, dan Pemerintah Kabupaten Kuansing.
"Ini suatu pencapaian luar biasa. Sungai Kuantan kembali kepada keasliannya," ujar Datuak Sirajo Dinardin.
Ia menambahkan bahwa tanpa peran aktif aparat kepolisian, terutama berkat koordinasi yang dibangun oleh Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, mustahil sungai ini bisa pulih. Datuak Sirajo juga mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan sungai agar tetap lestari.
"Jangan kita rusak lagi. Mari kita hargai kerja keras aparat kepolisian yang telah berjuang mengembalikan keaslian Sungai Kuantan," imbaunya.
Sebelumnya, kerja keras Kapolda Riau juga sudah mendapat apresiasi dari Gubernur dan Bupati Kuansing, yang bahkan menjulukinya sebagai "Bapak Lingkungan" saat pembukaan Pacu Jalur. Hal ini menunjukkan komitmen serius dari semua pihak untuk memberantas PETI dan memulihkan ekosistem sungai.(Ardiyan)